Aku, Suami dan Mantan OB Kampusku

Hai, Hai aku mau nulis cerita lagi ni, ini adalah sidestory dari ceritaku sebelumnya. Tadinya aku mau lanjutin di ceritaku, tapi kayanya lebih enak kalau aku buat judul baru, biar lebih fokus ke tokoh yang baru ini. Kalau ada yang belum baca ceritaku, silahkan dibaca dulu ya...

Vira Story & Amoy Amoy Kampusku

https://www.forumitu.com/threads/vira-story-amoy-amoy-kampusku.1344635/[1]

Part 1 : Intro (Dibawah)
Part 2 : Kenikmatan Menjadi Supir Amel[2]

Part 3 : Gangbang Days (Hal 11)

Part 4: Gw Pake lo abis abisan! (Hal 16)

Part 1

Amel adalah seorang wanita 25 tahun dengan kulit yang putih bersih, body yang selalu membuat para laki laki menelan ludah dan dengan muka yang bisa buat cowok normal horny karena sangat cantik dan napsuin, Pacar dan calon suaminya bernama Gerry 28 Tahun

Ilustrasi

Aku, Suami dan Mantan OB Kampusku

Kita mulai dari cerita di masa Amel dan Gerry masih pacaran ya

Seperti pernah diceritakan sebelumnya di ceritaku sebelumnya (Vira Story & Amoy Amoy Kampusku), Amel adalah amoy pertama yang menjadi korban Pak Jono dkk waktu dia masih kuliah. Sebenarnya Amel adalah wanita baik baik, hanya saja nasibnya yang tidak beruntung karena Pak Jono si satpam kampus yang memang mengincar Amel sampai akhirnya Pak Jono merekam aktivitas Amel di toilet kampus, dan mengancam dia untuk menyebarkan videonya. Jadilah Amel menjadi budak seks Pak Jono dkk. Amel benar benar sengsara saat masih kuliah karena setiap hari harus melayani napsu banyak cowok yang berbeda kelas dengannya. Dan dia bertekad untuk segera lulus dari kampus untuk dapat melanjutkan hidup lebih baik.

Dan dia lulus dalam waktu 4 tahun, setelah dia lulus, dia sangat senang karena menurut dia, dia akan terbebas dari Pak Jono dkk. Memang awalnya benar, setelah dia lulus, Pak Jono dkk tidak bisa bebas menikmati Amel setiap hari lagi, ditambah mangsa dari Pak Jono dkk sudah bertambah banyak. Akhirnya dalam beberapa waktu Amel bisa bebas.

Amel lalu bertemu dengan Gerry, lalu mereka pacaran. Gerry adalah seorang wirausaha yang sukses dengan bisnis onlinenya. Dia berasal dari keluarga yang berkecukupan dan uang bukan masalah untuknya. Gerry sangat baik dan tulus mencintai Amel. Amel sangat senang dengan kehidupannya setelah ia lulus.

Pak Bejo adalah seorang OB kampus Amel yang sangat menggilai Amel dan selalu hanya menikmati Amel setiap hari walaupun ada cewek lain yang bisa ia pakai.

"Aduhh Non Amel, saya kangen banget ni sama Non,, ga ada yang kaya Non lagi ni sekarang...Argghhh gila Non muka Non bener bener ga pernah bikin saya bosen." Kata Pak Bejo yang sedang nyoli sambil menonton koleksi videonya dengan Amel.

"Kapan yaa bisa mainin Non Amel lagi,,," Kata Bejo yang sedang membayangkan Amel

3 Bulan setelah Amel lulus.

"Selamat Anda di terima bekerja di perusahaan kami, minggu depan anda dapat mulai bekerja. Dan tolong dilengkapi dokumen yang belum ada ya, yang paling penting surat kelulusan dari kampus yang sudah dilegalisir" Kata seorang wanita HRD kepada Amel.

Ya, akhirnya Amel diterima bekerja di sebuah perusahaan, Dia sangat senang karena akhirnya dia mendapat pekerjaan, namun ada satu hal yang ia sangat takuti yaitu syarat dari perusahaan ini yang meminta surat kelulusan yang di legalisir dari kampusnya. Walaupun dia sudah 3 bulan lulus, dia tidak berani untuk datang ke kampusnya untuk mengambil surat kelulusan, karena dia takut untuk bertemu para lelaki yang setiap hari menikmati tubuhnya.

"Aduhhh pake minta surat kelulusan segala lagiiii, gimanaa nih, Gaswatttt klo aku harus ke kampus" Kata Amel dalam hati saat keluar dari kantor yang menerimanya bekerja.

Kring.. Kring..

"Halo sayang, gimana interviewnya?" Kata Gerry, cowoknya Amel di telp

"Haloo sayang.. Yeiii aku diterima Lhoo" Kata Amel

"Wahh Congratzz yaa.. Kamu sebenernya ga usah lah kerja, kamu bisa kerja ama aku aja." Kata Gerry

"Ahhh ga ah, aku mau cari pengalaman dulu sayang" Kata Amel

"Iya deh iya, congratz yaa. Kapan mulai kerja?" Kata Gerry

"Disuruh minggu depan ni mulai."Kata Amel

"Sippp kalo gitu. Besok kita jalan yuk, aku agak longgar nih besok" Kata Gerry

"Wahh kebetulan ni, aku mau ambil ijazah aku di kampus sayang, buat syarat di kantor baru aku. Kamu temenin aku dulu ya ke kampus, baru kita jalan jalan ke mall" Kata Amel yang berpikir jika ada yang menemani dia, satpam dan OB kampus ga akan berani mendekatinya.

"Siapp Sayang, besok aku jemput jam berapa?" Kata Gerry

"Jam 9 aja ya biar ga rame jalanan" Kata Amel

"Oke,,, see you besok ya.. Luv u"Kata Gerry

"Ok Luv u more" Kata Amel

Lalu Amel kembali ke rumahnya dengan menyetir mobil jazz merahnya, dan dia pikirannya agak tenang karena besok dia akan ditemani cowoknya ke kampus terkutuk itu.

Keesokan harinya, Gerry menjemput Amel, dan keduanya pergi ke kampus Amel, tidak sampai 1 jam mereka sudah sampai. Saat di pos masuk, jantung Amel berdetak kencang, dia langsung flashback penderitaanya waktu kuliah, dan dia merasa takut sekali. Apalagi saat melihat muka Pak Jono satpam kampusnya yang ada di pos satpam. Dia berusaha menutupi mukanya agar tidak terlihat Pak Jono. Lalu mobil Gerry parkir di halaman parkir kampusnya. Saat Amel turun dari mobil, ada tukang parkir yang juga sering menikmati Amel, namanya Pak Ahmad. Saat Pak Ahmad melihat Amel turun dari mobil, dia langsung tersenyum lebar dan menghampiri Amel.

"Halo Non Amel,, apa kabar? Udah lama ga ketemu ya, makin seger aja Non.. hehehehe" Kata Ahmad sambil cengengesan

"Iya Pak saya udah lulus"Kata Amel jawab seadanya

"Wahh Non wangi kaya biasanya ya, jadi pengen nih Non" Kata Ahmad yang semakin mendekati Amel sampai ia bisa mencium bau parfum Amel

"Jangan macem macem Pak, saya sama pacar saya" Kata Amel

"Wah wah udah punya bodyguard ya sekarang, hahahaha" Kata Ahmad yang mulai jalan menjauh saat tau ada pacarnya Amel dan sedang turun dari mobil.

"Yangg, aku masuk ke dalem dulu ya, kamu mau tunggu di kantin apa ikut aku ke sekret?" Kata Amel ke Gerry

"Aku tunggu di kantin aja deh, bentar doank kan?" Kata Amel

"Iya paling bentar doank" Kata Amel

"Okee aku di kantin ya" Kata Gerry

Lalu Amel masuk ke kampusnya, jika di dalam kampus, ga mungkin para laki laki itu berani macam macam karena kondisi kampus ramai. Saat dia sampai di sekret dan meminta surat keterangan lulusnya, Amel diminta untuk menunggu sekitar 1 jaman karena petugasnya sedang sangat sibuk. Lalu Amel berniat menunggu di kantin dengan Gerry.

Saat dia berjalan menuju kantin, ia berpapasan dengan Pak Bejo si OB Kampus.

"WAHHH NON AMELLL, Mimpi apa nih saya semalem. Non saya kangen banget sama Non" Kata Bejo ke Amel di sebuah lorong yang kebetulan lagi sepi.

"Eh Pak, saya lagi buru buru, saya cuman mau ambil ijazah" Kata Amel yang kaget sekali melihat Bejo dan buru buru untuk lari dari dia. Karena Amel tau, Bejo adalah laki laki yang paling doyan menikmati dirinya.

"Ehh Non tunggu dulu donk, saya udah lama banget bayangin Non" Kata Bejo sambil memegang tangan Amel

"Apaan sih Pak, jangan macem macem ya. Saya ditunggu cowok saya" Kata Amel

"Wahh udah punya pacar toh Non, enaknya pacarnya bisa nikmatin Non tiap hari kaya saya dulu. Saya cemburu banget non sama pacarnya" Kata Bejo

"Udah Pak Please jangan macem macem" Kata Amel

"Saya ga mao macem macem, saya cuman mau mejuin Non lagi" Kata Bejo

"Please jangan Pakk" Sambil Amel berusaha melepaskan tangannya dari Bejo. Lalu pas ada orang yang lewat sehingga Bejo melepaskan tangan Amel, dan Amel berhasil lari dari Bejo ke kantin.

"Hosh Hosh Hosh" Amel terlihat shock dan capek setelah dia berlari dari Bejo dan duduk di kantin di sebelah Ferry

"Kenapa kamu Mel? Capek begitu?" Kata Gerry

"Gapapa,,, eh itu ijazah aku baru jadi 1 jam lagi" Kata Amel

"Ya udah kita tunggu aja disini, nanggung cuman sejam.. lagian seger seger disini Hehehehe" Kata Gerry

"Awas kamu yaa cuci mataaa" Kata Amel sambil mencubit tangan Gerry yang melirik lirik mahasiswi2 kampus

"Aduhhh Aduhhh.. Hahahah kan cuman liat doankk" Kata Gerry kesakitan

Lalu 10 menitan mereka ngobrol di kantin sambil memesan minum dan cemilan. Dan tanpa mereka tahu Bejo mengawasi Amel dari jauh.

"Yang, aku pipis dulu ya, toilet dimana?" Kata Gerry

"Masuk aja ke dalem nanti belok kanan terus lurus aja" Kataku

Lalu Gerry meninggalkan Amel untuk ke toilet. Keadaan kantin jam 10 pagi memang belum ramai. Meja yang Amel tempati tidak ada orang baik di kanan maupun kirinya. Kesempatan ini tidak disia siakan Bejo. Dia langsung menghampiri Amel

"Nonnn, saya bener bener ga tahan banget liat Non. Non mau saya tarik ke pos satpam terus di pake rame rame atau mau layanin saya aja sendiri? Pilih mana Non?"Kata Bejo

"Pak jangan donk plis Pak, saya ada cowok saya" Kata Amel

"Udah bentar aja sini kocokin saya sekarang, sebelum pacar Non balik, saya juga udahan kok" Kata Bejo

"Jangan Pak,, jangan disini, nanti dia bisa liat" Kata Amel

"Jadi Non mau di pos satpam aja? Dipake rame rame?" Kata Bejo

"Engga Pakk" Kata Amel

"Udah makanya sebentar aja disini, Non kan sering kocokin saya pas kantin rame. Tutupin aja pake cardigan Non kaya biasa"Kata Bejo yang sudah duduk disamping Amel dan mengeluarkan kontolnya yang sudah tegak.

Lalu Amel tidak ada pilihan, dia langsung melepas cardigan pinknya, untuk menutupi kontol Bejo yang sudah mengacung tegak. Sehingga ia hanya mengenakan tanktop sekarang dan semakin memperlihatkan kulitnya yang putih mulus ditambah belahan toketnya yang semakin terlihat.

"Mantab Non, body Non selalu bikin saya ngaceng, Sini Non kocokin"Kata Bejo yang menarik tangan Amel ke kontolnya

Lalu Amel mulai mengocok kontol Bejo dibalik cardigannya, sambil Bejo tidak berhenti meremas semua bagian badan Amel di balik Tanktopnya.

"Arghhhhh Nonn, kangen banget saya dikocokin Non Amel. Cewek Cewek mainan saya yang baru ga ada yang secantik Non" Kata Bejo yang keenakan karena kocokan Amel yang semakin cepat sampai dia mendongakkan kepalanya saking keenakan

"Ga ada yang mukanya sebinal dan bikin saya horny kaya Non, sini Non bibirnya, saya kangen sama bibir Non" Kata Bejo yang menarik dagunya dan mulai mencipok bibir Amel

Slurp, Slurp, Cup, Bejo yang sangat menikmati mencium bibir Amel

"Manis banget Nonn bibirnya kaya biasa" Kata Bejo

"Udah Pak, nanti ada yang liat" Kata Amel yang memundurkan kepalanya

Benar saja ternyata ada yang melihat Bejo mencipok bibir Amel, dia adalah si Ahmad, tukang parkir yang bertemu Amel, dia memang mencari cari Amel setelah melihatnya tadi turun dari mobil. Akhirnya Ahmad melihat Amel di kantin dan lagi dicipok Bejo. Ahmad begitu senang dengan kesempatan ini

"Wahh Jo, ga ajak ajak lo, gw cari cari Non Amel dari tadi taunya lagi lo embat sendirian" Kata Ahmad

"Woi Mad, iya gw kangen banget sama Non Amel, mumpung cowoknya lagi ke toilet ni" Kata Bejo

"Iya gw juga kangen banget sama bau parfumnya non Amel, bikin gw sange wanginya" Kata Ahmad yang langsung mendekatkan mukanya ke rambut Amel, lalu dia mencium rambut Amel lalu turun ke bibir Amel untuk mencipoknya.

"Slurrpppp Slurrpppp, Kangen gw sama lidah Non Amel yang imut ini, Manteb Non" Kata Ahmad sambil menghisap lidah Amel dan tangannya masuk dari bagian atas tanktop Amel untuk meremas toket indahnya.

Setelah puas memainkan toket dan mulut Amel, Ahmad duduk di samping Amel dan membuka resleting celananya. Lalu kontolnya yang sudah mengeras menggantung bebas

"Non sini kocokin saya juga" Kata Ahmad yang menarik tangan Amel satu lagi ke kontolnya.

"Jangan Pak, nanti pacar saya liat" Kata Amel

"Bodo, biar dia tau Non Amel itu lonte kita" Kata Ahmad yang tidak memperdulikan karena napsunya yang sudah di ubun ubun.

Akhirnya Amel tidak ada pilihan sehingga sekarang ia mengocok kontol Bejo dibalik cardigannya dan kontol Ahmad di bawah meja yang hanya ditutupi oleh tas kecil Ahmad yang isinya duit parkir.

Mereka berdua sangat keenakan mendapat kocokan dari Amel sambil memainkan tangan mereka di badan Amel.

Sekitar 5 menitan, Gerry kembali dan melihat ada 2 cowok yang duduk di sebelah kiri dan kanan pacarnya.

Saat Amel melihat Gerry datang, dia buru buru menarik tangannya dari kedua kontol yang sedang dia kocok.

"Ehh Gerr, lama amat" Kata Amel

"Iya nyasar tadi, nyari2 toilet" Kata Gerry

"Iya Den, emang toieltnya suka ngumpet. Hahaha" Kata Bejo

"Hahahaha" Kata Ahmad

"Ah bisa aja Pak, kenal Amel ya Pak?" Kata Gerry

"Iya Ger ini Pak Ahmad dan Pak Bejo, mereka karyawan kampus sini" Kata Amel memperkenalkan kedua laki laki yang dia benci

"Iya, Non Amel anaknya baik dan ramah banget sama semua orang, makanya kita suka ngobrol sama non Amel" Kata Ahmad sambil berusaha menutupi kontolnya yang basah dengan tas kumelnya.

"Iya, ga kaya anak anak lain yang sombong, Non Amel baik banget sama kita tiap hari, sampe saya ketagihan... ketagihan ngobrol Den.. hak hak hak... Aden cowoknya Non Amel ya? Namanya siapa?" Kata Bejo

"Iya Pak, nama saya Gerry" Kata Gerry

"Oh Den Gerry, Aden beruntung banget punya pacar kaya non Amel, udah baik cantik lagi" Kata Bejo

"Iya, wangi lagii, hahaha" Kata Ahmad

"Iya Pak, Amel emang baik banget, ya doain aja kami sampai merried ya Pak" Kata Gerry

"Aminn Pak, tapi kalau udah merried jangan lupa sama kita ya Non, undang undang" Kata Bejo

"Iya" Kata Amel seadanya

Lalu mereka mengobrol dengan Gerry, menanyakan kerjaannya, tinggal dimana dsbnya. Sambil ngobrol si Bejo memberikan isyarat ke Amel untuk lanjut mengocok kontolnya. Lalu saat ada kesempatan tangan Amel kembali ditarik Bejo untuk mengocok kontolnya di balik cardigannya.

"Ehh kamu lepas cardigan Mel?" Kata Gerry

"Ehhhh iaa Ger, panas banget disini" Kata Amel

"Iya emang panas yaa Non, tenang cardigannya saya jagain kok ini Den biar ga kotor" Kata Bejo

Melihat Amel yang kembali mengocok kontol Bejo, Ahmad juga ga ingin ketinggalan, ia juga meminta Amel melanjutkan mengocok kontolnya, sehingga Amel kembali mengocok 2 kontol sekaligus sambil di depannya ada pacarnya yang sedang mengobrol. Sungguh sangat menegangkan keadaan ini untuk Amel. Namun untuk Ahmad dan Bejo situasi ini sungguh sangat membangkitkan birahi mereka. Kontol mereka semakin memerah dan mengeluarkan pre cum dari kepala kontolnya.

10 menitan dalam posisi mengocok kontol mereka, Pak Ahmad sungguh sudah tidak menahan napsunya, dia masih sangat ingin memainkan toket dan mencium Amel sebelum memuntahkan pejunya.

"Aduh Non, aus ni ngobrol terus" Kata Ahmad

"Ehh iya aus ya Pak, saya beliin minum ya" Kata Gerry

'Hahaha iya Den, makasih lho repot repot ni jadinya" Kata Ahmad

Lalu Gerry meninggalkan meja untuk membeli minum untuk Pak Ahmad dan Bejo yang sedang Amel kocokin kontolnya. Saat Gerry baru saja pergi, Ahmad langsung menerkam Amel sejadi jadinya. Dia mencium bibirnya dengan kasar sampai menggigit bibir Amel, lalu lidahnya masuk dan dimainkannya di dalam mulut Amel. Dia juga menjilati muka Amel

"Anjing gw horny abis, dikocokin depan pacar lo Non, gw nikmatin lo, emang cowok kaya itu aja yang bisa nikmatin lo, nih telen nih ludah ge, cuhh" Kata Ahmad sambil dia meludah ke dalam mulut Amel,untuk merendahkan Amel lalu kembali menikmati bibirnya.

Amel hanya bisa pasrah, tangan Ahmad pun memainkan toket Amel dari dalam baju tanktopnya.

Bejo yang masih dikocokin Amel menikmati pemandangan ini saat Amel sedang dinikmati Ahmad.

Ahmad yang napsunya sudah di puncak merasa sudah ingin mengeluarkan pejunya. AHmad lalu ingin memasukkan kontolnya ke dalam mulut Amel, tetapi saat baru 10 kali sodokan di mulut Amel, Gerry sudah jalan balik membawa 2 botol minuman dingin. Dari kejauhan Amel sudah melihat Gerry lalu berusaha mengeluarkan kontol Ahmad dari mulutnya dan bertingkah senormal mungkin walaupun kontol Ahmad dan Bejo masih dia kocok.

"Nih Pak minumannya" Kata Gerry

"Makasih banyak ya Den" Kata Ahmad

Lalu mereka kembali mengobrol, Kontol Ahmad semakin terasa panas dan sangat basah di tangan Amel, Ahmad sudah tidak tahan untuk mendesah, akhirnya dia minum minuman yang dibelikan Gerry. Setelah dia minum

"AHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH,,,,, segerr" Teriak Ahmad yang pura pura menikmati minumannya padahal mengeluarkan kenikmatan yang sejak tadi ia tahan.

5 menitan Amel mengocok kontol Ahmad dan Bejo, Ahmad sudah benar benar tidak tahan, sambil mengobrol dengan Gerry, akhirnya

CROT CROT CROT CROT.....

Peju Ahmad keluar saat sedang masih dikocok Amel, sangat banyak pejunya yang keluar di bawah meja kantin, sampai mengenai tangan Amel dan sebagian jatuh ke lantai dan mendarat di High Heels yang Amel pakai. Mata Ahmad sampai terpejam saking menikmati momen itu. Setelah puas, Ahmad hati hati memasukkan kontolnya ke dalam celana nya.

"Den saya pamit dulu ya, lanjut kerja. Makasih ya Den minumannya. Makasih juga ya Non Amel PUASSS BANGET saya ngobrol sama non Amel, hak hak hak" Kata Ahmad sambil berdiri

"Iya Pak, sama sama" Kata Gerry

"Saya disini dulu ya Den, saya masih belum ada kerjaan" Kata Bejo

"Iya Pak gpp ngobrol aja dulu" Kata Gerry ke Bejo

Bejo yang masih ingin merasakan kenikmatan dengan Amel, tidak ingin cepat cepat keluar. Cukup lama kontolnya dikocok Amel. Bahkan saat mengobrol, Bejo meminta nomor telp Gerry dengan alasan siapa tau Gerry butuh karyawan di kantornya, lalu Gerry yang tidak menaruh curiga apapun memberikan nomornya kepada Bejo.

Sekitar 20 menit dikocok Amel, akhirnya Bejo tidak bisa menahan mengeluarkan pejunya. Bejo menunggu kesempatan yang bagus untuk memuntahkan pejunya, dan kesempatan itu datang saat Gerry menerima telp, dan dia meninggalkan meja kantin. Langsung saja Bejo menarik Amel untuk masuk ke bawah meja dan berlutut di depan kontol Bejo. Dengan kasar Bejo menggenjot mulut Amel. Bejo memainkan kontolnya di dalam mulut Amel, hampir di semua bagian mulut Amel dia sodok. Dia juga mengoleskan kontolnya di muka Amel.

"Nih Non biar cowok Non nanti cipok bibir Non yang bekas kontol saya" Kata Bejo sambil mengoleskan kontolnya di bibir Amel.

Lalu Bejo kembali menggenjot kontolnya di mulut Amel

"Arghhhhh Nonn, Enak banget ngentotin mulut lo, nihhh terimaa peju gw" Kata Bejo yang makin ga karuan menyodok mulut Amel sambil memegangi kepalanya dan akhirnya

CROTCROTCROT CROT Pejunya sangat banyak masuk ke dalam mulut Amel, saat Amel menarik kontolnya keluar dari mulutnya karena dikira sudah berhenti tiba tiba CROTTTT, sekali lagi semburan peju Bejo keluar sehingga membasahi bibir dan sedikit hidungnya.

"Mantab banget Non, peju saya banyak banget, saking kangennya sama Non" Kata Bejo

Lalu Amel menelan peju Bejo yang di dalam mulutnya dan membersihkan peju yang mendarat di bibir dan hidungnya dan kembali duduk.

"Non makasih ya service mulutnya.. tapi saya belum puas, kalo belom nyodok memek Non."Kata Bejo sambil menaikkan resleting celananya

"Please jangan Pak, udah cukup ya" Kata Amel

"Ga bisa Non, sekarang saya punya WA pacar Non. Mulai sekarang pokoknya Non harus bales WA saya, kalo ga saya WA ke pacar Non dan kasih video video koleksi kita. Nanti sore saya tunggu di ruangan biasa tempat kita enak enakan Non" Kata Bejo

"Please jangan Pak, nanti pacar saya gimana?"Kata Amel

"Bodo amat, suruh tunggu lah, lagian kasian Pak Jono dan yang lainnya juga pasti kangen sama Non, HakHakHak" Kata Bejo

Amel merasa down banget mendengar itu, tapi tidak punya pilihan lagi.

"Saya istirahat dulu ya Non,,, sampe nanti Non" Kata Bejo yang berdiri dan mencium bibir Amel sebelum meninggalkannya.

Lalu setelah itu, Amel kembali ke sekret dan mengambil ijazah nya. Dan dia memasukkannya ke dalam tasnya.

"Ger, ayuk udah selesai ijazahnya" Kata Amel

"Ayukk, kita ke mall ya" Kata Gery

Lalu Amel dan Gerry meninggalkan kampus dan menuju ke mall. Ditengah jalan, Bejo sudah Watsap Amel

"Non nanti jam 5 saya tunggu ya, Anak Anak udah saya pada kasih tau, pada kangen katanya mau mejuin Non. Hahaha" Bunyi Watsap Amel

Amel terdiam membaca isi WABejo, dia mau menangis tapi ia tahan. Lalu dia berusaha mengarang cerita ke Gerry untuk dapat kembali ke kampusnya jam 5 sore sesuai permintaan Bejo

"ehhh Ger, nanti sore aku balik ke kampus ya,"Kata Amel

"Hehhh? Ngapain lagi Mel?" Kata Gerry

"Ehh Ehh itu, tadi temen UKKM dance aku bilang mau ngumpul, mumpung aku lagi deket kampus, sebelom ak sibuk kerja nanti Ger" Kata Amel mengarang cerita

"Oh ya udah, gapapa.. oke sayang" Kata Gerry. Gerry sungguh baik sekali, membuat Amel semakin sedih dengan keadaannya.

Lalu mereka jalan jalan di mall, sampai sekitar jam 4 sore, Bejo kembali WA Amel

"Non, jangan telat ya, jam 5 ya" Kata Bejo di WA

Amel lalu meminta Gerry untuk mengantarkannya lagi ke kampus setelah membaca WA Bejo, lalu mereka kembali ke kampus dengan mobil Gerry. Saat Ditengah perjalan ke kampus

"Mel, aku kok horny ya" Kata Gerry

"Kamu cuci mata ya dari tadi sampe horny" Kata Amel

"Hahahaha, engga, kan udah lama ga ketemu kita" Kata Gerry

Memang Amel dan Gerry sudah sering ML dan Gerry menerima Amel yang sudah tidak perawaran, karena Gerry sangat open minded.

"Mel, kocokin aja deh ya" Kata Gerry sambil berusaha membuka celananya

Lalu Amel mulai mengocoki Gerry dan memberikan service nya

"Argghhhh Enak Mel, isepin donkk" Kata Gerry

Lalu Amel menghisap kontol Gerry di mobil sambil Gerry menyetir mobilnya ke kampus Amel

Setelah cukup lama namun Gerry belum ada tanda tanda ingin keluar, sampai mereka sudah sampai di parkiran kampus yang mulai sepi. Waktu sudah pukul 16.55, 5 menit lagi sudah jam 5, dan Amel takut kalau sampai ia terlambat dan membuat Bejo marah. lalu Amel semakin semangat memberikan service ke Gerry agar dia cepat keluar.

"Argghhhh Arrghhhhh Enakkk Mell" Kata Gerry keenakan

"Iyaa keluarin Ger, muntahin semuanya" Kata Amel

Namun Gerry juga tak kunjung keluar sampai ada telp masuk ke handphone Amel, dari Bejo sehingga kenikmatan Gerry terhenti.

Setelah menjawab telp Bejo, Amel langsung bergegas ingin masuk ke kampus

"Gerrr nanti kita lanjutin lagi ya, itu temen temen udah pada nungguin, ga enak" Kata Amel

"Huhhhhhhh Iya deh sayang, nanti lanjut lagi ya" Kata Gerry yang kecewa karena kentang banget.

Lalu Amel meninggalkan Gerry dan masuk ke dalam kampus menuju ruangan kebersihan tempat Bejo menunggunya.

Lalu Amel masuk ke ruangan itu, dan dia melihat sudah ada 4 orang laki laki yaitu Pak Bejo, Pak Jono si satpam kampus, Rusli dan Togar keduanya adalah preman di sekitar kampus yang perawakannya sangat menyeramkan.

Keempat laki laki ini sedang berdiri melingkar dan sudah tidak memakai celana. Ternyata di tengah tengah mereka ada Lisa yang sedang berlutut dan mengocok kontol mereka dengan tangan dan mulutnya. Lisa adalah adik kelas Amel yang memang menjadi pemuas napsu para laki laki di kampus Amel juga. Amel juga sudah mengenal Lisa karena nasibnya yang sama, dan mereka sering melayani semua laki laki itu bersama sama sebelumnya.

Ilustrasi Lisa

Aku, Suami dan Mantan OB Kampusku

Saat Amel masuk ke ruangan itu, ke semua laki laki itu langsung tersenyum lebar

"Nahhh menu specialnya udah dateng" Kata Togar sambil mengeluarkan kontolnya dari mulut Lisa

Lalu keempat laki laki itu langsung meninggalkan Lisa dan menghampiri Amel, mereka mengelilingi Amel dan memandangi tubuh Amel sambil meraba rabanya

"Haloo Non Amel, kangen banget ni saya" Kata Pak Jono

"Gila Nonn, makin cantik aja" Kata Rusli sambil meremas toketnya

"Sini Non bibirnya" Kata Togar yang langsung melumat bibir Amel

"Non Lisa sabar ya, kita pada kangen banget sama Non Amel, kalo Non Lisa kan dari kemarin udah kita masukin memeknya, tapi Non Amel udah lama nih" Kata Bejo kepada Lisa yang sudah duduk beristirahat di bangku.

"Cepet lah Non buka bajunya, udah kangen saya liat toket Non" Kata Togar yang dengan kasar menarik lepas cardigan Amel dan tanktop Amel

Lalu Rusli yang juga sudah membantu melepaskan celana jeans Amel yang dipakai. Tersisa BH dan celana dalam kuning di tubuh Amel

Ilustrasi

Aku, Suami dan Mantan OB Kampusku

Kemudian Togar kembali dengan kasar membuka BH Amel

"Wowwww, masih indah seperti biasaaa" Kata Pak Jono sambil membuka celana dalam Amel, sehingga Amel telanjang bulat.

"Kita udah pemanasan lama sama si Lisa tadi jadi udah siap gempur Non.. udah ga sabar gw genjot memek Lo" Kata Togar yang mulai mengarahkan kontolnya ke memek Amel sambil berdiri berhadapan. Diangkat kaki kanan Amel dan dia mulai menggenjot memek Amel.

"anjrit Ahhhhh enakk.. masi seret aja ni memek, padahal udah jadi tempat peju kita tiap hari" Kata Bang Togar

"Hahaha udah kelamaan ga disodok kontol gede kalo Gar, Kontol pacarnya kecil kali" Kata Bejo yang sibuk memainkan toket Amel

"Non udah punya cowok sekarang?" Kata Pak Bejo

"Iyaa udah ada Pak, Arggghhhhh Arrgggghhhh" Kata Amel yang tanpa ia sadari juga mulai mendesah keenakan karena kontol Togar yang besar mengaduk memeknya

"Tadi ama cowoknya ke kampus Jom gw dikocokin di depan cowoknya tadi. Hahahaha' Kata Bejo

"Wahhh gilllaa enak bener lo Jooo, manteb banget tu... Gw abisin memek lo lonteeeee,, Ahhhhhhhhhh Ahhhhhhh" Kata Bang Togar yang semakin semangat memompa memek Amel. Kedua tangan Amel sibuk mengocok kontol Bejo dan Jono.

Rusli yang sudah sangat horny dan hanya bisa menggesek gesekan kontolnya di badan Amel, tidak bisa menahan lagi

"Anjingg, gw ga tahan lagi, Gw sodok pantat lo ya Non" Kata Rusli sambil mengarahkan kontolnya ke pantat Amel.

"Pelannn Bang,,, saya udah lama ga disitu" Kata Amel yang ketakutan akan di anal

"Udah tenang aja, nikmatin aja Non" Kata Rusli

"Ahhhhhhhhhhhhh, gilllllaaaaa sempit banget ni lobang pantat" Kata Rusli yang mulai memompa pantat Amel

"Arrhhhhhhhhhh" Desah Amel yang mulai merasa keenakan

Sungguh pemandangan yang erotis, melihat Amel yang putih diapit depan belakang oleh 2 preman dengan perawakan besar dan hitam ditambah tangan kanan dan kirinya mengocok kontol Bejo dan Pak Jono. Mereka tidak berhenti bergantian menciumi mulut Lisa, memainkan badannya sampai menjilati mukanya.

Sampai akhirnya Togar mengeluarkan pejunya di memek Amel.

"Nihhh gw pejuin memek lo LONTE TAJIR CANTIK... Ahhhhhhhhhhhh Crot Crot Crot" Kata Togar sambil mengeluarkan pejunya di memek Amel

Posisi Togar langsung digantikan oleh Pak Jono, Pak Jono berbaring dan Amel diminta untuk menaiki badan Jono dan memasukkan kontolnya ke dalam memek Amel. Lalu Rusli masih tetap menggenjot pantat Amel dari atas. Kembali Lisa di sandwich dengan posisi ini.

Kontol Bejo masih menikmati mulut Amel sambil melihat pemandangan Amel yang di sandwich oleh temannya.

Bang Togar yang sedang beristirahat di samping Lisa, membakar rokoknya sambil menggerepe Lisa.

"Arrrhhhhh Non Amel, gw keluar...... Crott Crottt Crotttt"Peju Rusli keluar di pantat Amel

Lalu Rusli berjalan menuju kepala Amel dan menyodorkan kontolnya ke mulut Amel. Lalu Amel membersihkan kontol Rusli yang belepotan sperma dan kotor baru menusuk lobang pantatnya.

"Mantabbbbbbb banget lo Non" Kata Rusli yang setelah puas jalan menuju Lisa dan duduk di samping Lisa juga bersama Togar.

Pak Jono yang semangat memompa Amel, kali ini sudah dalam posisi Amel terlentang.

"Argghhhh Arggghh Nonnn, emang Non lonte kita yang paling mantebb" Kata Pak Jono sambil menggenjot memek Amel

"Gw mah paling doyan ama dia Jon, gw rela ga pake yang lain deh cuman Amel doank" Kata Bejo yang masih dihisap kkontolnya sama Amel

"Hahaha, lo mah emang fansnya Amel dari dulu Jo" Kata Jono

Lalu Bejo yang semakin bernapsu menggenjot mulut Amel sambil mmainkan toketnya

"Nih toket sempurna banget, gw kangen banget ngentotin toketnya nih" Kata Bejo sambil meremas remas gemas toket Amel

Lalu Bejo naik ke perut Amel dan menempatkan kontolnya di tengah tengah toket Amel lalu mulai menggenjot kontolnya dengan toket Amel.

Melihat pemandangan yang sungguh erotis ini, napsu Bang Togar kembali timbul, dia dorong kepala Lisa untuk memasukkan kontolnya ke mulut Lisa dengan kasar sampai kontolnya kembali tegak maksimal. Rusli pun kembali minta dikocok oleh Lisa.

Genjotan Pak Jono semakin kencang di memek Amel,

"Arrggghhhh gw ga tahan lagi.... Crottt Crotttt Crotttt" Pak Jono menumpahkan pejunya di memek Lisa lalu dia duduk di pojok ruangan untuk membakar rokoknya, setelah dia membersihhkan kontolnya di mulut Amel.

"Non tinggal saya yang ngentotin Non ya, saya mau puas puasin hajar memek Non" Kata Bejo ke Amel

Lalu Bejo memasukkan kontolnya ke memek Amel dan dia sangat menikmatinya. sangat lama Bejo menikmati memek Amel sampai sampai dia 2x keluarin pejunya satu di memek Amel dan yang terkahir dia tumpahkan di toket Amel.

Amel pun sampai mendapat orgasmenya saat digenjot Bejo.

Ke empat lelaki itu sangat merindukan Amel, sehingga mereka semua hanya memakai memek Amel saat itu. Lisa hanya diminta untuk memblowjob atau titfuck kontol mereka sampai mereka sudah tegang maksimal, lalu memasukkan kontol mereka ke memek Amel.

Mereka semua keluar 2x saat itu dan masing masing memilih tempat untuk mengeluarkan peju mereka di muka Amel, mulut Amel, badan Amel.

Dan terakhir Bang Togar saat mau mengeluarkan pejunya

"Arrgghhhh gw mau keluar lagi, sini Non Lisa, kasian ga dapet peju hari ini, gw mau tumpahin di muka lo" Kata Togar

Lalu lisa mendekati Bang Togar yang sedang menggenjot memek Amel, lalu bang Togar mencipok mulut Lisa sambil menggenjot memek Amel

"Anjing Enak banget gw make ni cewek cewek high class sekaligus,,, Arhhhhh Sluurrppp Slurrrppp" Kata Bang Togar yang sibuk memainkan bibir Lisa

Lalu dia teriak sambil mencabit kontolnya dan mengarahkan ke muka Lisa

"Arrghhhhhh ni gw pejuin muka loo Crotttttt Crotttttt" Kata Togar yang menyemburkan pejunya ke muka Lisa lalu dia mengoles pejunya di muka Lisa dengan kepala kontolnya

"Biar rata semua di muka lo Cantik... Argrghhhhhh" Kata Bang Togar sambil terakhir dia memasukkan kontolnya ke mulut Lisa.

Setelah mereka semua puas mereka duduk sambil merokok dan mengobrol. Lisa dan Amel masing masing membersihkan diri dan memakai baju mereka

"Non Amel, sering sering ya kemari, memek lu enak banget" Kata Togar

"Memek Lisa ga enak Gar?" Kata Bejo

"Enak jugaaa, hahaha, nanti neng Lisa marah lagi. Tenang Non, besok pagi abang tunggu di bedeng depan yaaa" Kata Togar sambil mencolek toket Lisa

"Hahahaha, Non Amel, inget ya Non, sekarang Non Amel harus siap layanin saya lagi klo saya lagi kangen, jangan ga bales WA saya, klo ga saya kasih tau pacar Non" Kata Bejo

Lalu HP Amel bunyi, ternyata itu adalah Gerry. Jam sudah pukul 7.30. Sudah 2 stengah jam Amel digilir.

"Wahh Non pacarnya nyariin ni... Sabar napa bilangin, ceweknya lagi dientot" Kata Bejo

"Hahahaha" Ketawa Pak Jono

"Udah Non sana balik, nanti Pacar Non nyariin lagi kesini, bilangin makasih ya ke cowok Non mau nungguin pacarnya dientot.. hahaha" Kata Bejo

"Makasih ya Nonn, Non enak bangettt" Kata Rusli

"Hahaha, iya bilangin memek pacarnya enak bangett Non" Kata Togar

Lalu Amel berdiri dan mau meninggalkan ruangan itu tetapi sebelum Amel keluar mereka menciuminya satu per satu sambil meremas pantat dan toket Amel. Lalu Lisa juga ingin keluar namun ditahan oleh Pak Bejo. Dan Lisa ditarik Pak Bejo dan diajak entah kemana lagi.

Kemudian Amel kembali ke mobil. Dan di mobil Amel kembali memuaskan kontol Gerry yang masih kentang tadi. Gerry tidak tahu Memek Amel yang sudah di gilir, dan Gerry hanya bisa puas menikmati mulutnya.

Bersambung

EPISODE 2

DOWNLOAD VIDEO MESUM TERBARU